Biografi : Nabi Muhammad SAW


Biografi Nabi Muhammad SAW


Nabi Muhammad SAW  Lahir Di Kota Mekah. Mekah Merupakan Salah satu kota terbesar di selurh Jazirah Arab.  Jazirah Arab Sendiri Terbentang  1 X 1.3 juta Mil Persegi Yang hamper seluruhnya merupakan gurun pasir yang Memiliki iklim Gurun Dan panas dimana hujan hanya turun  Beberapa kali dalam setahun.

Sebelum Kedatangan Nabi Muhammad, Bangsa Arab disebut bangsa Jahiliah atau Jahlun Yang berarti bodoh dan senang menyembah berhala  Serta Menyekutukan Allah, Selain itu sebelum Nabi Muhammad SAW Datang Kedudukan Perempuan dala bangsa arab Direndahkan Dan Kurang Dihargai Oleh masyarakat Mayoritas Pada Jaman Dahulu Melahirkan bayi perempuan dianggap Pembawa Petaka Dan Aib Bagi Keluarganya Selain Itu  banyak bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup.

Menurut Salah Satu Sahabat Nabi, Rasul itu seseorang yang Tampan,Tubuhnya Tidak Terlalu Pendek Tidak Pula Terlalu Tinggi Badannya Proporsional

Nabi Muhammad SAW Lahir Dari salah satu Keluarga Terpandang dalam kaum Quraisy Berikut Adalah Riwayatnya :

Ayah

-Abdullah Bin Abdul Muthalib Bin Hasyim Bin Abdi Manaf Bin Qushay Bin Kilab.

Ayah Nabi  Sendiri lahir dari keluarga yang cukup terpandang dan terkenal di kalangan kaum quraisy Keluarga ini terkenal sebagai keluarga pengurus Kabah yang turun temurun sampai Ayah nabi sendiri Namun Ayah Nabi Sendiri (Abdullah) meninggal pada saat Nabi berusia 7 Bulan dalam Kandungan ibunya membuat dia dirawat kakek bersama dengan ibunya.

Ibu

-Siti Aminah Binti Wahab bin Abdi Manaf .

Ibu Dari Nabi merupakan salah satu Wanita cantik yang terpandang di kaum Quraisy Siti Aminah adalah wanita yang terkenal karena keluarga leluhurnya juga merupakan keturunan Nabi Ishak AS Dan juga Terkenal karena kekayaannya.

Nabi Muhammad Sendiri Lahir Pada Hari senin pagi tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah (Karena Penyarangan Raja Yaman Ke Kabah Dengan pasukan gajah.red) . Pada saat kelahiran Nabi Muhammad banyak kejadian yang Dianggap bahwa Nabi Muhammad akan menjadi salah satu Berkat Tuhan yang akan mengubah dan menuntun Dunia Kepada jalan Yang lebih Baik Sebagaimana Dalam Kitab Injil Ada Sebuah Pasal Dalam Surat Yang menceritakan “ Akan Adanya Seseorang Nabi akhir jaman yang bernama Ahmad” Kejadian yang aneh itu sendiri seperti tumbuhan yang mendadak menjadi subur dan berbuah selain itu Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yang sudah di Sunat.

selain itu nama yang diberikan oleh sang Kakek  Adalah Muhammad atau Ahmad nama yang sama sekali belum Dikenal Di Jazirah Arab.  Selepas lahir Abdul Muthalib langsung membawanya Bertawaf Di kabah dan Menyembelih Kambing sebagai tanda rasa syukur yang berlimpah  selain itu pada usia 5 tahun Dada Rasul Dibelah oleh malaikat Jibril Untuk mengeluarkan bagian dari setan yang ada pada diri Rasul Dan mencucinya dengan menggunakan Baskom Yang terbuat dari Emas.

Wanita pertama yang menyusui Muhammad adalah Halimatus Sa’diyah Beberapa Berkah dirasakan oleh Halimah Sa’diyah karena pada saat itu Air Susunya sedang Habis Namun setelah menyusui Muhammad Air susunya menjadi Banyak Dan Unta milik Tsuwaibah yang juga merupakan Hamba Sahaya Dari Abu Lahab Mendadak menjadi Gemuk Dan Sehat.

Namun sayang pada usia 6 tahun ia diajak oleh ibunya untuk pergi ke Yastrib (Madinah.red)  Namun Pada Desa Kecil yang Bernama Abwa Ibunya Pergi Untuk Selama-lamanya Selepas itu ia diurus oleh Sang Kakek Bersama Pamannya .

Muhammad sering ikut bersama kakenya untuk berdagang di Syam. Pada saat ia berada di Syam Beliau Dan kakenya bertemu dengan pendeta Yahudi Yang bernama Bahira sambil memegang tangan Muhammad ia Berkata “Inilah Nabi akhir Zaman  yang akan menuntun Manusia Ke Agama yang lebih Baik dan Jalan lurus dalam kehidupan dan Memperbaiki segala kekacauan di dunia ini,Rahmat Dari Allah Utusan Allah.” Lalu Abu Thalib Berkata “Kau tahu dari mana Wahai Sang Rahib ?” Buhira menjawab “ Dari Bentuk Salah Satu tulang yang Dekat Bahu Yang berbentuk seperti buah Apel” Lalu selepas Itu Sang Rahib Menyuruh Abu Thalib agar kembali ke Makah untuk menjauhi gangguan Orang Yahudi Terhadap Muhammad.

Pada Saat Beliau Remaja  Nabi Muhammad SAW Tidak mempunyai Pekerjaan khusus yang Tetap.  Namun dalam beberapa Riwayat Ada Yang mengatakan bahwa beliau adalah Seorang Gembala Ternak Dengan imbalan beberapa Dinar. Tetapi selain itu beliau pada Usia 20 Tahun sering Pergi Ke Syam Untuk Mendagangkan dagangan milik Siti Khadijah Yang Akhirnya Menjadi Istrinya.

Siti Khadijah sendiri Terpesona karena kejujuran dan Sifat Muhammad yang Jujur Dan Amanah. Pada saat mereka menikah sebenarnya usia mereka berbeda jauh pada saat itu Muhammad berusia 25 Tahun Sedangkan Siti Khadijah 40 tahun. Khadijah merupakan Wanita yang cantik,pandai,Kaya Raya,Dan Juga Pandai Maskawin Beliau Adalah 25 Ekor Unta Muda Yang Sehat. Hasil Dari Perkawinan Nabi Muhammad Dan Siti Khadijah Adalah Tujuh Orang anak yaitu :

Anak Laki-Laki Tiga Orang yaitu : Abdullah,Qasim, Dan Ibrahim.

Anak Perempuan Empat Orang Yaitu : Zainab,Ruqayyah,Ummu Kultsum,Dan Fatimah.

Semua anak beliau meninggal dunia ketika beliau Masih Hidup Kecuali Fatimah yang meninggal pada Saat 6 Bulan setelah Nabi Meninggal.

Saat Usia Beliau genap Empat puluh tahun beliau diangkat Menjadi Rasul setelah beliau mengalami Hampir seluruh tanda-tanda kenabian Beliau saat itu sedang Mengasingkan Diri Di Gua Hira Namun Tiba-tiba Datanglah Malaikat Jibril Dan Berkata “Bacalah” Dia (Malaikat Jibril) Mengatakan itu tiga kali namun Nabi Menjawab “Saya Tidak Bisa Membaca” Lalu Kemudian Malaikat Jibril Mengangkatnya Sampai Dadanya sesak dan Kemudian TurunLah Wahyu Quran Surat Al-Alaq 1-5. Setelah kejadian Itu Beliau Pulang Dan Berkata Pada Khadijah “Selimutilah Aku,Selimuti Aku” Lalu Khadijah menyelimutinya Sampai Dia Tidak Menggigil Dan Kembali Tenang .

Setelah Mengetahui Beliau diangkat menjadi seorang Rasul, Nabi mulai berdakwah secara Diam-diam dan tersembunyi karena takut Di serang oleh Kaum Quraisy.Namun Setelah Turun Wahyu Quran Surat Al-Mudatsir Yang Menyuruh Untuk Berdakwah Terang-Terangan Rasul Mulai Melakukan Dakwah Secara Terang-Terangan.

Nabi Muhammad Sendiri Meninggal Pada 13 Rabiul Awal 11 Hijriyah Atau Pada Penanggalan Masehi Pada 8 Juli 632 M Pada Usianya yang 61 Tahun Pada saat Kematian Beliau Berpesan Pada Seluruh Umat Untuk Menjaga Tetap Quran Sebagai Pegangan Utama dan untuk Selalu mempererat Silaturahmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s